Sabtu, 17 Oktober 2009

tugas ringkas bab 3

BAB 3

SYSTEM INFORMASI, ORGANISASI , DAN STRATEGI

Organisasi dan system informasi

System informasi dan organisasi mempengaruhi satu sama lain. System informasi dibangun oleh manajer untuk melayani kepentingan perusahaan. Pada saat yang bersamaan, organisasi harus waspada tlan terbuka terhadap pengaruh system informasi untuk untuk mendapatkan manfaat dari teknologi baru. Organisasi adalah struktur formal yang stabil dan formal yang mengambil sumber daya dari lingkungan dan memprosesnya untuk menciptakan output. Definisi teknis ini berfokus kepada ketiga elemen dalam organisasi. Modal dan tenaga kerja adalah factor produksi utama yang di sediakan oleh lingkungan.or ganisasi dapat mengubah masukan ini pada produk dan jasa pada fungsi produksi. Organisasi lebih stabil dari kelompok yang tidak formal dalam hal ketahanan dan kerutinan. Organisasi adalah entitas formal yang legal dengan peraturan dan prosedurinternal yang haus sesuai dengan hukum.

CIRI-CIRI ORGANISASI

Seluruh organisasi modern memiliki karakteristik tertentu. Organisasi ini merupakan birokrasi dengan pembagian tenaga kerja dan spesialisasi yang jelas. Organisasi mengatur spesialis pada hirarki wewenang dimana setiap orang bertanggung jawab terhadap seseorang dan wewenang terbatas pada tindakan tertentu yang di batasi oleh perturan atau prosedur yang abstrak.

Rutinitas dan proses bisnis

Rutinitas terkadang disebut prosedur operasi standar adalah peraturan, prosedur , dan praktik yang jelas yang telah dikembangkan untuk mengatasi seluruh situasi virtual yang diharapkan. Ketika para karyawan mempelajari rutinitas ini, mereka menjadi sangat produktif dan efesien, dan perusahaan dapat mengurangi seiring waktu berasamaan dengan peningkatan efesien.

Politik Orgnisasi

Orang-orang dalam organisasi menempati posisi yang berbeda kaeahlian pertimbangan , dan perspektif yang berbeda. Akibatnya, mereka secara alami memiliki sudut pandang berbeda mengenai bagaimana sumber daya , penghargaan, dan hukuman harus di berikan. Perbedaan ini berpengaruh baik para karyawan dan manajer, dan berdampak kepada usaha politik untuk sumber daya, persaingan, dan komflik di dalam setiap organisasi.

Budaya Organisai

Seluruh organisasi memiliki asumsi dasar, yang tidak dapat di bantah, dan tidak dapat dipertanyakan (oleh anggota). Beberapa asumsi dasar mengehladiri kehidupan universitas adalah professor tahu lebih banyak dari mahasiswa, alasan mahasiswa mengahadiri kuliah adlah untuk belajar, dan kelas-kelas mengikuti jadwal yang teratur. Budaya organisasi adalah kekuatan pengikat yang kuat yang menghambat komflik politik dan mendorong pemahaman yang sama, perjanjian pada prosedur , dan praktik umun. Jika semua berbagi asumsi kebudayaan dasar yang sama, persetujuan pada masalah lain akan lebih mungkin.

Lingkungan Organisasi

Organisasi berada pada lingkungan dimana sumber daya didapatkan dan kepada siapa barang dan jasa di pasok. Organisasi dan lingkungan memiliki hubungan member dan menerima. Pada satu sisi, organisasi terbuka kepada, dan bergantung kepada, linmagkungan sosial dan fisik yang mengelilinginya.

Stuktur Organisasi

Pada birokrasi professional, seperti rumah sakit, bukanlah hal yang tidak bias untuk menemukan system pencatatan psien parallel, satu dioperasikan oleh administrasi, yang lain oleh dokter, dan yang lain oleh staf professional seperti perawat dan pekerja social. Pada perusahaan wirausaha kecil anda akan sering menemukan system yang dirancang dengan buruk yang di kembangkan terburu-buru yang sering melebihi kegunaannya dengan cepat.

SISTEM ORGANISASI DAN PERUSAHAAN BAGAIMANA INFORMASI MEMENGARUHI

Dampak ekonomi

biaya Teknologi system informasi dapat dilihat sebagai factor produksi yang dapat digantikan dengan modal dan tenaga kerja tradisioanal. Sejalan dengan penurunan TI, TI menggantikan tenaga kerja, yang secara historis merupakan biaya terus meningkat. Maka, TI harus menghasilkan penurunan jumlah manajer tingkat menengah dan pekerja administrasi seiring dengan TI yang menjadi pengganti bagi tenaga kerja.

Dampak organisasi dan prilaku

- TI meratakan organisasi

- Organisasi pancaindustri

- Memahami penolakan organisasi terhadap perubahan

Internet dan organisasi

Terutama Wold Wide Web, adalah awal untuk memiliki dampak penting pada hububangan antara perusahaan dan entitas eksternal, dan bahkan pada organisasi proses bisnis di dalam perusahaan. Pada intinya, internet mampu untuk secara dramatis mengurangi biaya transaksi dan keagenan yang dihadapi kebanyakan trnasaksi.

Implikasi rancangan dan pemahaman system informasi

- Lingkungan dimana organisasi berfungsi

- Struktur organisasi hierarki, spesialisasi, rutinitas, dan proses bisnis

- Budaya dan politik organsasi

- Jenis organisasi dan gaya kepemimpinan

- Kelompok kepentingan utama yang di pengaruhi oleh system dan sikap dari karyawan yang akan menggunakan system

- Jenis tugas, keputusan, dan proses bisnis dimana system informasi di rancang untuk membantunya

MENGGUNAKAN SYSTEM INFORMASI UNTUK MENCAPAI KEUNGGULAN KOMPETITIF

Perusahaan yang melakukan dengan baik dari pada yang lain dikatakan memiliki keunggulan kompetitif dari yang lainnya: perusahaan memiliki akses terhadap sumber daya khusus yang tidak dimiliki yang lain, atau mereka mampu menggunakan sumber daya yang tersedia umum yang lebih efesien, biasanya karena pengetahuan dan aset informasi yang superior.

Model daya kompetitif porter

Model yang paling luas penggunaannya untuk mengerti keunggulan kompetitif adalah model daya kompetitif. Model porter seluruhnya adalah mengenai lingkungan bisnis umum perusahaan. Pada model ini, lima daya kompetitif membentuk nasib perusahaan.

- Pesaing tradisional

- Pemain baru di pasar

- Produk dan jasa pengganti

- Pelanggan

- Pemasok

Strategi system informasi untuk perhubungan dengan daya kompetitif

Terdapat 4 stragi umum, yang masing-masing sering dimungkinkan dengan penggunaan teknologi dan systrem informasi :

- Kepemimpinan harga rendah

- Diferensiasi produk

- Berfokus pada peluang pasar

- Menguatkan keakraban pelanggan dan pemasok

Dampak internet pada keunggulan konpetitif

Internet hampir menghancrkan beberapa industry dan mengancam yang lainnya. Internet juga telah menciptakan pasar yang sepenuhnya baru dan membentuk dasar bagi ribuan bisnis baru. Pada gelombang pertama e-commerce mengubah dunia bisnis buku, musik, dan perjalanan udara. Pada gelombang kedua, delapan industry baru menghadapi skenario perubahan serupa : jenis telpon, film, televisi, perhiasan, hotel, pembayaran tagihan.

Sebagai contoh, industry ensiklopedia cetakan dan industry agen perjalanan hampir di kalahkan oleh ketersediaan pengganti melalui internet.

Model rantai nilai bisnis

Model rantai nilai menekankan aktivitas khusus pada bisnis dimana strategi kompetitif dapat di terapkan dengan lebih baik.

Aktivitas utama paling terkait secara langsung dengan produksi dan distribusi produk dan jasa perusahaan yang menciptakan nilai bagi pelanggan.

Aktivitas pendukung membuat pengiriman aktivitas utama dapat terjadi atas infrastruktur organisasi.

Praktik terbaik indutri biasanyaa di kenali melalui perusahaan konsultasi, organisasi penelitian, agen pemerintah, dan asosiasi industry sebagai solusi paling berhasil atau metode pemecahan masalah untuk mencapai tujuan bisnis secara konsisten dan efektif.

MENGGUNAKAN SYSTEM UNTUK KEUNGGULAN KOMPETITIF

System informasi strategi sering mengubah organisasi sebagaimana produk, pelayanan, dan prosedur opersinya mendorong organisasi menuju pola prilaku baru. Berhasil menggunakan system informasi untuk mencapai keunggulan kompetitif merupakan hal yang menantang dan membutuhkan koordinasi yang tepat atas teknologi, oganisasi, dan manajemen.

- Meningkatkan konpetensi inti

- Strategi berdasarkan jaringan

- Ekonomi jaringan

- Strategi perusahaan virtual

Tidak ada komentar:

Posting Komentar